Di dalam Gua Jatijajar terdapat 7 (tujuh) sungai atau sendang, tetapi yang dapat dicapai dengan mudah hanya 4 (empat) sungai yaitu: Sungai Puser Bumi, Sungai Jombor, Sungai Mawar, dan Sungai Kantil. Mitos sendang Puser Bumi dan Jomborkonon airnya mempunyai khasiat yang dapat digunakan sebagai perantara atau tuah untuk segala macam tujuan menurut kepercayaan masing-masing. Sedangkan mitos sendang Mawarkonon airnya jika untuk mandi atau mencuci muka, maka mempunyai khasiat bisa awet muda.Sedangkan mitos sendag Kanthil jika airnya untuk cuci muka atau mandi, maka niat dan cita-citanya akan mudah tercapai. Pada saat ini yang telah dibangun baru sendang Mawar dan sendang Kanthil, sedangkan sendang Jombor dan sendang Puser Bumi masih alami dan masih belum ada penerangan serta lokasinya sangat licin.
Sendang Jombor dan Puserbumi. Kedua sendang ini dikeramatkan. Hanya dengan izin Juru kunci setempat, lorong gua itu boleh dilalui. Orang tertentu yang punya keinginan, dengan menaruh sesaji di sendang itu, konon akan dikabulkan doanya.
Wisata spiritual selama ini hanya dikaitkan secara fisik. Kunjungan ke tempat-tempat yang dianggap sakral atau disucikan. Mengapa saya katakan disucikan? Semua tempat adalah suci adanya, karena Tuhan menciptakan tempat yang baik dan suci. Hanya manusia yang kemudian menganggap tempat tersebut suci atau tidak. Anggapan ini berasal dari pikiran manusia. Jika pikiran tidak suci, bagaimana mungkin suatu tempat bisa dianggap suci? Wisata spiritual bisa dirasakan manfaatnya hanya dan hanya manusia yang mengunjungi tempat tersebut bisa berubah sifatnya setelah berkunjung ke tempat tersebut. Selama manusia yang berkunjung hanya memanfaatkan tempat tersebut sebagai suatu ritual yang ujung-ujungnya untuk mendapatkan perolehan bersifat kebendaaan, tempat tersebut belum bisa dikatakan suci. Definisi atau pemahaman tentang kesucian pun sesungguhnya sangat relatif.
![]() |





Tidak ada komentar:
Posting Komentar